Era digital menuntut guru untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Buku ini mencoba menjawab tantangan tersebut dengan menyajikan berbagai strategi inovatif, model pembelajaran yang adaptif, serta refleksi kritis terhadap kondisi riil di lapangan. Melalui studi kasus di beberapa sekolah dasar, seperti SDN TETA, SDN Talabiu, SDN 2 Teke, SD Inpres Rora, dan lainnya, penulis berusaha menggambarkan secara nyata bagaimana guru PJOK berjuang menghadapi keterbatasan fasilitas, sekaligus berinovasi dengan memanfaatkan potensi lokal dan teknologi sederhana.
Tidak hanya membahas inovasi, buku ini juga mengangkat suara guru, tantangan, harapan, dan pengalaman mereka dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, mengelola siswa dengan beragam karakter, serta membangun karakter melalui aktivitas jasmani. Harapannya, buku ini dapat menjadi inspirasi dan referensi bagi guru, calon pendidik, pengambil kebijakan, serta semua pihak yang peduli terhadap peningkatan kualitas pembelajaran PJOK di Indonesia.











Reviews
There are no reviews yet.